Egoisme Hawa

Posted: 21 March 2011 in Uncategorized

by Princess Za “Facebook-ku terdahulu”

on Sunday, October 4, 2009 at 9:50pm

**curhatan gadis bernama Sastra untuk Rezil.

Merasa tidak kalau ada seseorang yang sangat menyukaimu, atau kau ingin lebih yah?

Baiklah dia akui… sangat menyukaimu!!! (masih tak terucap dari lisan)

seseorang , malu mengatakan kalau dia sering sekali memperhatikanmu. Mengagumimu.

Alibinya selalu sajah dalam rangka kontemplasi diri.

***

Suatu hari, tiba-tiba aku bertemu dengan sosok urakan pada sebuah acara bakti social penanganan pasca gempa di suatu daerah.

Ketika kutanya dia sedang apah? Jawaban lempeng dan ringan, polos mengalir dari bibir tipis cowok hitam itu…

“Mencoba menjadi manusia yang manusiawi dan mengagungkan rasa kemanusiaan seorang manusia.”

Mmmm… jadi teringat karya J.M Coetzee yang kebanyakan mengangkat masalah ras yang telah lama menjadi perbincangan di negaranya, Afrika Selatan. ( Apa hubungannya coba? melihat warna kulitnya maksudku hahahahhaha ^_^ )

***

Suatu kesempatan di suatu tempat yang tak kuketahui.

Setelah kubaca beberapa buku tentang peraih nobel sastra di tahun 2004 itu (J.M Coetzee), aku mendapati seseorang berkaos warna putih bergambar kamera ADV tipe terbaru itu menggerakan mulutnya (tau dari mana kamera itu tipe terbaru? Aku mengarangnya hihihi…)

Katanya, “ Jika kau masih tinggal disini lebih lama, akan kukenakan uang sewa.”

Sialan, ternyata setelah berjam-jam merasa nyaman karena menemukan harta karun terasyik di dunia, ruang perpustakaan yang dipenuhi beribu buku, bukan,.. berjuta, upzz.. tak terhitung deh, sampai terlihat menggunung dalam puluhan rak berukiran abstrak unik, dengan berbagai jenis genre buku, pemuda berambut urakan itu mengusikku.

Haduuch, berani-beraninya Adam pemakai celana jins lusuh bin rombeng ini mengusir seorang pengacara lucu nan ayu yang sedang terbuai sepertiku.

“Jika kau tidak mengizinkanku lebih lama akan kumasukan dalam tagihan yang belum kau bayar dari dua bulan lalu karna telah menyewa jasaku untuk membantu proses pemulihan nama baik ayahmu yang terjebak ke dalam dunia obat-obatan terlarang.”

Kalimatku begitu jelas hingga dia benar-benar sangat memahaminya, padahal aku tak sudi enyah dari daerah yang dari beberapa waktu lalu menjadi salah satu tempat pavoritku.

Dan entah bagaimana aku bisa nyasar ke tempatnya.

Tapi lalu kunyuk yang -enggak banget- itu menyuruh beberapa tikus penjaga rumahnya untuk menakut-nakutiku dan sekejap berubah menjadi security kecil yang menjijikan.

Hewan sialan peliharaannya itu menendangku keluar dengan gerakan kaki menjeripit menari sambil kesurupan.

Otomatis pengacara manis ini tak kehabisan ide.

Kupanjat genteng rumahnya, dengan berani kujatuhkan diri dari atap setinggi sepuluh meter itu.

Setelah suara GEDEBUK terdengar renyah dan menyakitkan perlahan terasa oleh seluruh badanku yang remuk, pemuda Nerd itu menghampiriku, menanyakan bagaimana keadaanku, apakah aku baik-baik sajah atau tidak?

Dia begitu mencemaskanku, bahkan remang kurasa dia seperti meneteskan air bening dari satu pasang mata yang terhalang kacamata tebalnya.

Hidungku mengeluarkan banyak darah, bahkan kepalaku terbentur tangga beton yang menjadi jembatan antara teras halaman untuk mencapai pintu depan rumahnya.

“Cantik, maafkan aku. Aku bodoh karena baru jujur kepadamu, si jelek ini tidak mau kehilanganmu!”

Hati ini bahagia serta merta karena berhasil membuat dia mengakuinya terlebih dahulu walaupun benar-benar tak sadar bahwa setelah kedipan mata terakhir ini aku tidak akan pernah lagi terjaga. Tapi aku puas karena pertama dan terakhir kalinya bisa melihat seseorang yang selalu membuat hati ini ngga puguh, dengan begitu dekat.

###

Essentially, for you who do not dare to speak your heart ..

jangan sampe dia keburu ngga ada saat loe ungkapin semuanya…

nyesek-nyesek kadinya…!😀


nb:

SILAHKAN KASIH KRITIK, MASUKAN, ATAU CUMAN KOMENTAR JUGA BOLEH….

makasih sudah berkunjung ke blog saya.. ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s