Ciri Dampak Lahiriah Orang yang Solatnya Khusyuk

Posted: 20 March 2011 in Uncategorized

Kalau kita mendengar ada orang yang wah ini ahli ma’rifat, orang yg sangat kenal kepada Allah, wah ini kekasih Allah, wah ini orang yg hebat.. khusyuk ibadahnya, sebetulnya tidak cukup dengan diakui. Tetapi Kita bisa lihat dari perilaku sehari-hari.

Teko hanya mengeluarkan isi teko. Dengan kata lain kalau seseorang hatinya khusyuuuuk kepada Allah maka akan tampak dari perilaku sehari-hari.

Kalau teman2 ingin mengetahui orang yang solatnya khusyuk, tidak  cukup dilihat pada waktu sedang solat tapi bisa kita lihat sesudah solat.

“Andai kata khusyuk di dalam hatinya, maka khusyuk pula seluuuruh anggota perilaku tubuhnya”.

Tenang di hatinya, tenang di wajahnya, tenang dalam sikapnya.

Firman Allah Azza Wajalla, ”Sungguh bahagia orang-orang yang beriman. Yaitu orang-orang yang di dalam shalat mereka khusyuk.” (QS Al-Mu’minun [23]: 1-2).

Amat sangat sukses beruntung, menang, bahagia orang yg beriman dan khusyu di dalam solatya. Berarti kalau kita ingin sukses, ingin bahagia, ingin menang, sesudah kita berusaha meningkatkan iman, yaitu berusaha meningkatkan kualitas solat.

Ciri dampak lahiriah orang yg solatnya khusyu bisa diliat dari:

1. Bagaimana Orang tersebut Sangat Menjaga Setiap Waktu

Karena solat mengingatkan kita tentang pentingnya waktu.

“Y Rosul, amalan apa yang dicintai Allah?”

الصلوات في أوقاتها

“Solat tepat pada waktu”

Maka Orang yg solatnya khusyu niscaya dia TIDAK AKAN melalukakan sesuatu kecuali yg berharga bagi dunia dan akhirat. Dengan kata lain tidak mau melakukan sia-sia. Makin banyak kesia-siaan dalam perkataan dan perilaku itu Boleh jadi menunjukan kurang terjaganya kehusyuan pribadinya. Boleh jadi dia banyak bicara tetapi setiap kata-katanya berbobot, berharga.

2. Orang Ahli Solat Sangat Menjaga Kebersihan

Karena solat selalu diawali dgn wudhu. Wudhu bisa diartikan betapa allah mencintai orang2 yg mengawali hubungan dengan Allah tuh dengan kebersihan.

Lahir, kebersihan pikiran, kebersihan tutur kata, kebersihan hati. Kebersihan harta.

Jadi kalau orang yg rajin solat tapi korupsi, itu ciri2 solatnya kurang baik. Karena orang yg solatnya khusyu pasti tidak mau tersentuh dirinya oleh harta haram.

orang rajin solat tapi perkataannya jorok dan kotor maka itu menunjukan solatnya belum baik. Karena solat yang baik kata2nya tidak akan melukai. Tidak akan kotor. Semakin khusyu semakin bersih. Pikiran bersih, tutur kata bersih, rumah bersih, tempat bersih, penampilan bersih. Hati bersih!

3. Kebiasaan Hidup Tertib

Karena solat membuat kita tertib. Salah satu rukun solat adalah tertib. teratuuur.

cara menyimpan barang dirumah juga menunjukan kwalitas solat.

Solat itu rapih. bahu bersentuh atau kaki bersentuh. karena yg penting dari itu bagaimana seseorang itu bz berhasil kalo tertib. Kalo kita tidak tertib.. banyak masalah.

Berapa banyak kita buang waktu karena kaos kaki yg lupa menyimpan. menyimpan kunci sembarangan. berapa banyak orang yg celaka karena nyimpen termos sehingga tumpah menimpa anaknya.

Allah menginginkan kita bahagia, meminimalisir resiko dengan hidup tertib. Tutur kata tertib, perilaku tertib. Jadi disiplin itu sebuah prestasi dari orang yg solatnya khusyu.

4. Kemampuan untuk Tuma’ninah

Jadi dalam mengerjakan apapun HADIR. Dia pulang dari kantor dgn anak, hadir bersama anakanya. Ciuman kpd anak hadir dgn hatinya. Membelai anak hadir, jgn sampai tubuh bersama anak tapi pikiran, hati dengan kantor.

Solat mengajarkan hadir. Kita dimeja makan dengan keluarga, hadiri diri kita dengan keluarga jgn tubuh di meja makan pikiran di tempat kerjaan.

Orang2 yg khusyuk dalam solatnya: belaian suami terhadap istri bisa menembus hati istrinya. sebab belaiannya hadir. Maka tidak usah heran orang2 yg solatnya khusyu walaupun banyak pekerjaan yg dilakukannya dia bisa berprestasi, karena HADIR.Yg jadi masalah kan kita sering tidak hadir. Fisik dengan fikiran tidak bersama-sama.

5. Ciri Orang yang Solatnya Khusyuk adalah Tawadhu (rendah hatiiii)

Karena kening sama rendahnya dengan telapak kaki. Jadi kalau ada orang yang sombong petantang-petenteng ini boleh diartikan solatnya belum baik. Seharusnya makin bagus solat makin merunduuuk, makin rendah hati.

Melihat anak kecil, tidak berani meremehkan karena dosanya lebih sedikit

Melihat yang tua, tidak berani merendahkan karena siapa tau pahalanya lebih banyak

Melihat orang yang berdosa tidak berani juga meremehkan. Karena siapa tau dia berdosa karena belum tau ilmunya. Beda dengan kita berdosa, kita sudah tau tapi dilakukan, itungannya beda.

Melihat orang yang masih ingkar tidak berani meremehkan karena siapa tau Allah memberikan hidayah.

Luar bisaa!!

6. Mengucapkan Salam

“Assalamu’alaikum”, Kekanan dan kekiri, Itu merupakan doa dan jaminan.

Semoga Allah memberikan keselamatan bagimu, berarti saya tidak akan merugikanmu.

Orang yg solatnya kushyuk selalu menjaga dirinya tidak  merugikan siapapun. Dia jaga sikapnya. Oleh karena itu Orang yg solatnya banyak tapi aktiiiif sekali merugikan orang lain, menyakiti… itu mencerminkan ada hal yang kurang baik, kurang sempurna dalam solatnya.

Wallahualam bil sawab

 

** Data diperoleh dari pengalaman penulis dalam sebuah ceramah K.H. Abdullah Gymnastiar

 

 

nb:

SILAHKAN KASIH KRITIK, MASUKAN, ATAU CUMAN KOMENTAR JUGA BOLEH….

makasih udah berkunjung ke blog saya.. ^_^

Comments
  1. said abud says:

    singkat dan jelas. tapi memang harus di kutip dari hadist rosul saw /ayat alquran serta tafsirnya , tepat lagi bila dinukilkan dari ucapan sahabat r.a . dan para fukahoha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s